Review Lenovo A390

lenovo-a390-front-back-1

 

Pasar entry-level smartphone Android adalah pasar gemuk incaran semua vendor yang ada di Indonesia. Dengan A390, Lenovo mencoba mengambil pasar smartphone Android berbasis Ice Cream Sandwich yang dipadukan dengan kemampuan GSM + GSM dual on.

Konsep & desain
Terjangkau tidak berarti murahan, ini adalah kesan pertama yang dicitrakan oleh Lenovo A390. Desain klasik batangan smartphone yang diadopsi oleh Lenovo memang tidak menawarkan perbedaan yang signifikan diantara kompetitor A390. Desain persegi dengan sudut melengkung membuat smartphone dengan bobot 131 gram ini nyaman dipegang, sementara garis lis krom yang menghiasi bagian samping A390 memberikan sentuhan yang cukup premium. Penggunaan layar berukuran 4 inci dengan frame yang tipis memberikan kesan layar yang lebih besar dibandingkan smartphone dengan layar berukuran sama tapi menggunakan bingkai lebih tebal.

lenovo-a390-top-bottom-view-7

 

Lenovo menghadirkan tiga tombol utama di bagian bawah layar yaitu menu, home dan back. Tidak banyak tombol fisik yang ditemukan di smartphone ini. Tombol power/pengunci layar yang diposisikan di bagian atas dan tombol volume di samping kiri dengan ukuran minimalis menghiasi fisik A390. Port konektifitas yang tersedia cukup sederhana saja dengan sebuah jack audio dan tombol micro USB di bagian atas. Di bagian belakang, kamera 5 Megapixel fixed focus tanpa lampu kilat menghiasi bagian atas penutup baterai A390.

Fitur & Performa
Lenovo memilih spesifikasi yang menarik untuk A390. Menggunakan prosesor Mediatek dual core MT6577 berkecepatan 1.0 GHz, memori 512MB dan OS Android 4. Ice Cream Sandwich, smartphone tawaran Lenovo ini memiliki spesifikasi yang cukup bersaing.

Di atas kertas, Mediatek menawarkan kinerja sebaik atau lebih baik dibanding prosesor besutan Qualcomm, dan hal ini memang benar meskipun tidak didukung oleh penggunaan GPU yang kurang optimal. Pada pengujian Antutu, Lenovo A390 mendapatkan nilai 7072. Cukup mengagumkan karena kinerjanya ada di atas Snapdragon 200 Series 1.0 GHz.

Keunggulan kecepatan prosesor Mediatek ini juga terlihat pada pengujian Vellamo dengan nilai rata-rata kembali lebih tinggi dibandingkan dengan prosesor Snapdragon 200 series dengan nilai HTML 5 dan Metal berturut-turut adalah 1000 dan 371.

screenshot-vellamo-lenovo-a390-1 screenshot-antutu-lenovo-a390-2 screenshot-antutu-lenovo-a390-1 screenshot-3dmark-lenovo-a390-1

 

Sayangnya kinerja GPU dari Lenovo A390 cenderung kurang, akibat penggunaan GPU PowerVR SGX 531. Nilai 3D Mark Ice Storm sebesar 455 masuk kedalam kategori cenderung kurang, bermain game 3 dimensi dengan tingkat grafis tinggi pada Lenovo A390 sangat tidak disarankan. Meskipun begitu, aplikasi 3D Mark juga sekali lagi menunjukkan kinerja tinggi prosesor besutan Mediatek yang digunakan oleh A390, dengan mendapatkan 10,9 fps pada pengujian physics. Untungnya, kecepatan prosesor MT6577 sangat membantu dalam kinerja grafis terutama dalam lingkungan OS Android yang masih cenderung bergantung pada kinerja prosesor untuk mengolah grafis.

screenshot-theme-setting-lenovo-a390-1 screenshot-home-screen-lenovo-a390-1 screenshot-dialer-screen-lenovo-a390-1

 

Secara tampak muka, Lenovo mencoba memaksimalkan kemampuan kustomisasi Android dengan memberikan tampilan yang khas. Lenovo A390 menggunakan launcher Idea Desktop untuk antar muka yang user friendly. Sekilas, tampak antar muka Idea Desktop tak ubah seperti tampak muka Android Ice Cream Sandwich Namun Lenovo memberikan beberapa fungsi yang dapat diakses langsung dari tampilan awal tanpa harus masuk ke dalam layar setting seperti pengubahan theme dan pengaturan personalisasi antar muka lainnya. Lenovo juga menyertakan aplikasi khas yaitu Lotus (yang menyerupai tombol home pada A390), sebuah shortcut kepada 5 aplikasi favorit yang tertampil dalam sebuah icon menyerupai bunga lotus.

Layar 4 inci yang diusung oleh A390 menampilkan gambar dengan kontras yang cenderung kurang. Warna hitam tidak terlalu pekat dengan saturasi warna yang lemah terutama dengan tingkat cahaya maksimal. Respon layar sentuh tergolong baik dan melakukan gesture tidak memiliki halangan yang berarti.

Kualitas kamera fix focus pada smartphone masuk kedalam kategori cukup. Meskipun memiliki kamera 5 Megapixel, detail gambar yang dihasilkan cenderung kurang dengan tingkat noise tinggi. Berikut hasil fotonya langsung dari kamera.

9769284404_808c0efe10 9769286166_6c4ecb644fDaya tahan baterai Lenovo A390 adalah sesuatu hal yang menarik. Ponsel maupun smartphone dual on umumnya memiliki daya tahan yang kurang karena harus “bekerja” dua kali lipat untuk melakukan transmisi dan menerima sinyal. Pada pengujian baterai dengan skema GSM + GSM dual on, bermain game setengah jam, menelpon setengah jam, menonton video durasi 1 jam, baterai sudah berada pada level 50%.

Kesimpulan
Dilihat dari performanya, Lenovo A390 merupakan solusi ideal bagi Anda yang membutuhkan ponsel Android Dual-On dengan kemampuan prosesor yang baik. Walaupun kurang cocok untuk dijadikan alat untuk bermain game serius, berbagai aplikasi Android akan dapat dijalankannya dengan baik. Untuk kamera, sepertinya hanya pelengkap saja dan tidak dapat diandalkan.

Dilihat dari harganya yang dipatok di angka Rp999.000, Lenovo A390 merupakan penawaran yang amat baik. Performa yang cukup lumayan dengan desain yang cukup menarik mampu membuat kami merekomendasikan ponsel ini bagi pengguna Android pemula atau Anda yang memang memiliki dana terbatas di angka 1 juta rupiah.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s